Leapfactor Icon Preloader

Leapfactor

Sahabat Digitalisasi Pabrik Anda

Manajemen

Apakah Masih Efektif Laporan Hasil Produksi Dengan Cara Manual?

orang-asli-papua-oap-yang-dipekerjakan-di-pabrik-pengolaha-86.jpg

Lingkungan pabrik selalu tidak jauh dengan adanya kertas yang bertebaran, terutama untuk pencatatan laporan hasil produksi. Pencatatan laporan hasil produksi melalui cara manual ini masih banyak digunakan di berbagai industri

Apakah masih efektif  laporan hasil produksi Dengan Cara Manual? 


Faktanya banyak yang mengeluhkan masalah ini, di sini akan kami rangkum beberapa hal yang mewajibkan kita untuk berpikir dua kali untuk melanjutkan cara lama ini.

1.  Terlalu Banyak Menggunakan Kertas

Pencatatan manual selalu memerlukan banyak kertas yang digunakan dan sering kita jumpai yang berdampak tercemarnya lingkungan sekitar. Pencatatan menggunakan kertas juga sangat tidak beraturan dan membuat bingung apabila data yang diperlukan ingin dilihat kembali. Sedangkan melakukan pencatatan secara otomatis akan mempermudah dalam pembukaan arsip yang telah lama dan ingin dibuka kembali

 

2.    Menghabiskan Banyak Waktu dan Tenaga

Pencatatan secara manual biasanya akan membutuhkan tenaga yang lebih dan harus menghabiskan banyak waktu karena pencatatan yang dilakukan melalui tulis tangan.

sedangkan dengan pencatatan otomatis akan lebih mudah hanya membutuhkan jaringan internet langsung bisa menggunakan pencatatan otomatis ini.

 

3.     Hasil Laporan yang Tidak Akurat

Seperti ungkapan bahwa manusia adalah tempatnya salah, itu bisa terjadi juga dalam dunia kerja di pabrik. Hasil laporan yang tidak benar salah satunya. Mungkin terbilang remeh akan tetapi hasil pencatatan yang tidak maksimal akan banyak menghambat proses kerja yang lainnya bahkan dapat menghasilkan kerugian yang cukup besar untuk perusahaan karena kesalahan dalam menulis lapran di pabrik adalah hal yang fatal.

Lalu, apakah masih menginginkan cara ini untuk memperbaiki kinerja pabrik?

 

Artikel yang mungkin Anda suka
...

Teknologi

Berkenalan Dengan Smart Factory dan Smart Manufacturing

Apa itu Smart Factory dan Smart Manufacturing? Smart Manufacturing merupakan konsep baru dalam dunia manufaktur. Bagaimana konsep ini dapat membawa terobosan dan mengubah dunia manufaktur yang sebelumnya ada, terutama di Indonesia? Berikut penjelasannya!Memahami Apa Itu Smart Manufacturing & Smart FactoryKita tahu bahwa istilah Manufaktur merupakan kegiatan yang dilakukan oleh sebuah badan usaha dalam memproses bahan baku mentah menjadi barang jadi menggunakan alat, mesin, dan sebagainya dalam skala besar.Istilah tersebut kemudian berkembangan sejalan dengan datangnya berbagai inovasi dalam dunia teknologi modern, yang kemudian kita kenal sebagai Smart Manufacturing.Smart Manufacturing didefinisikan sebagai sebuah sistem yang sepenuhnya saling terintegrasi dalam proses manufaktur dengan yang respon yang real-time.Dengan sistem tersebut, tuntutan dari berbagai kondisi pabrik yang sering berubah-ubah dapat teratasi dengan lebih cerdas melalui proses otomatisasi dan optimalisasi. Karenanya, lahirlah istilah Smart Factory.Konsep smart manufacturing ini membawa kabar baik bagi semua perusahaan manufaktur. Sebab, manfaatnya sangat bisa dirasakan baik dari sisi perencanaan, kecepatan produksi, kualitas akhir, dan juga pengembangan produk.Lalu, apa hubungan antara smart manufacturing dengan revolusi industri 4.0 yang saat ini kita hadapi?  Konsep Smart Manufacturing dalam Revolusi Industri 4.0Konsep smart manufacturing sebenarnya dilatarbelakangi oleh kemunculan perangkat-perangkat pintar sejak tahun 2000-an. Perangkat-perangkat pintar ini kemudian secara perlahan berkembang menggantikan tugas-tugas manusia.Mengingat perkembangan revolusi industri dari era pertama sampai keempat, kita tahu bahwa kini revolusi industri 4.0 banyak melibatkan Artificial Intelligence (AI) dan juga Internet of Things (IoT).Keduanya menciptakan konsep teknologi yang saling terintegrasi satu sama lain, dan memiliki algoritma tersendiri untuk dapat memahami berbagai permasalahan kompleks.Konsep tersebut kemudian diimplementasikan ke dalam mesin-mesin produksi, dan dapat bekerja dengan lebih cerdas serta terintegrasi dengan Big Data. Sehingga muncul istilah dalam industri manufaktur yaitu Industrial Internet of Things (IIoT).Nantinya, IIoT ini bisa melihat, menganalisa, dan mengambil kesimpulan dari sekumpulan data secara otomatis, yang dapat digunakan manusia untuk mengambil keputusan dengan lebih cepat.Mungkin Anda bertanya-tanya, “Apa sih, masalah yang dapat diatas oleh konsep ini?”Masalah Kompleks yang Mampu Diatasi Smart ManufacturingMemang, konsep smart manufacturing terdengar sangat keren apabila kita hidup di masa lalu. Namun, apakah konsep tersebut masih relevan dengan berbagai masalah yang kita dihadapi sekarang? Berikut masalah-masalah kompleks yang mampu diatasi oleh konsep smart manufacturing.A. Maintenance OtomatisApabila kita perhatikan, kegiatan perawatan mesin atau maintenance dahulunya dilakukan secara manual dengan berbagai masalah yang mungkin saja tidak dapat diselesaikan dengan baik.Berbeda dengan pabrik yang telah menerapkan konsep smart manufacturing. Mesin-mesin tersebut dapat secara otomatis mengumpulkan setiap data secara detail, lalu menginformasikannya dalam bentuk visual.Data tersebut kemudian digunakan oleh teknisi untuk mengeksekusi setiap bagian dari proses maintenance dengan lebih tepat dan juga cepat.B. Manajemen Inventori dan Supply ChainMemantau stok gudang dan menjaganya agar tetap tersedia merupakan sebuah masalah yang kerap dihadapi oleh perusahaan manufaktur. Tidak jarang pula terjadi masalah di mana data stok di gudang tidak sesuai dengan data yang ada di sistem.Berkat konsep smart manufacturing, pencatatan stok barang di gudang serta proses distribusinya ke supply chain tidak lagi serumit dahulu. AI akan membantu perusahaan Anda untuk melakukan prediksi, mulai dari perkiraan stok yang akan habis, perkiraan barang yang akan tiba, hingga perkiraan barang yang akan dikirim dari perusahaan.Semua aset yang terdaftar di dalam sistem juga akan terpantau secara otomatis, bahkan untuk tingkat yang lebih lanjut, AI akan menghitung sampai rasio pemasukan dan pengeluaran dari riwayat stok yang ada di gudang. C. Data yang Dapat Diakses Seluruh Tim (Cloud System)Kehadiran data yang dapat diakses kapanpun dan dari manapun juga akan mempengaruhi mobilitas tim dalam suatu perusahaan, mengingat besarnya data yang disimpan.Karenanya, sistem cloud akan menjadi sebuah solusi praktis yang dapat diterapkan perusahaan dalam industri manufaktur.Dengan adanya sistem cloud, Anda beserta tim memiliki akses untuk setiap data yang ada di dalam perusahaan. Bahkan, Anda juga dapat mengontrol status dari setiap mesin dari jarak jauh apabila cloud tersebut digabungkan dengan IIoT.Tentu, ini akan mengurangi biaya operasional secara signifikan, sehingga semua proses dapat dijalankan dengan lebih efisien.Itulah penjelasan singkat mengenai konsep smart manufacturing dan smart factory dalam dunia industri. Implementasi dari konsep tersebut sudah sangat jelas membawa pengaruh positif bagi setiap pabrik dan perusahaan. Ingin mengetahui lebih lanjut perihal smart manufacturing atau smart factory?  Hubungi kami untuk konsultasi lebih lanjut!

Pelajari Selengkapnya

Adnan Fauzi

14 Sep 2022

...

Manajemen

Kaizen: Pengertian, Manfaat dan Penerapan di Pabrik (Industri Manufaktur)

Apa Itu Kaizen? Istilah kaizen diambil dari bahasa Jepang. Dalam bahasa Jepang, kaizen dapat diartikan sebagai untuk perbaikan, perubahan menjadi lebih baik, atau perbaikan berkelanjutan. Kaizen telah terkenal menjadi filosofi strategi bisnis untuk membuat perubahan kecil, tetapi terus-menerus menjadi lebih baik dalam operasi perusahaan. Perubahan ini dapat berkisar dari langkah-langkah manufaktur hingga produktivitas, inventaris, atau masalah kontrol kualitas. Kaizen lebih tepat disebut sebagai budaya perusahaan. Ini karena kaizen didasarkan pada komunikasi dan kerja sama di antara seluruh elemen perusahaan.Filosofi kaizen melakukan perbaikan dari hal-hal kecil yang dapat membuat proses produksi lebih efisien dan terstandarisasi, terutama di bidang berikut. Kualitas, mulai dari produk, praktik terbaik, dan proses bisnis. Biaya, seperti bahan, energi, dan sumber daya. Pengiriman, termasuk waktu pengiriman dan aktivitas nonnilai tambah. Manajemen, mulai dari pelatihan, sikap, alur kerja, hingga dokumentasi. Keselamatan dan kondisi kerja. Terdapat dua bentuk penerapan dari filosofi kaizen, di antaranya adalah: 1. Perencanaan Sebagai perencanaan, kaizen membuat rancangan yang berfokus pada peningkatan area tertentu di dalam perusahaan. Rancangan ini dapat melibatkan seluruh elemen perusahaan dari berbagai tingkatan. Namun, fokus dari perencanaan ini terletak pada keterlibatan tim product development. 2. Filosofi perusahaan Seperti yang disebutkan sebelumnya, kaizen dapat diterapkan sebagai budaya perusahaan. Sebagai filosofi, kaizen berfokus membangun budaya di mana semua karyawan secara aktif terlibat dalam perkembangan perusahaan. Mengapa Kaizen Perlu Diterapkan? Kaizen mengembangkan kondisi di mana semua karyawan sangat terlibat. Ketika diterapkan dengan sukses dan jelas, kaizen memenuhi tiga kebutuhan esensial karyawan berikut. Perasaan terhubung dengan tujuan organisasi yang lebih besar, dengan pekerjaan dan rekan kerja. Kesempatan untuk berpikir dan memecahkan masalah yang ada dengan solusi yang kreatif, namun praktis. Rasa memiliki dan kesadaran selama proses berlangsung. Menerapkan filosofi kaizen adalah salah satu cara untuk melibatkan tim, termasuk dalam mengembangkan budaya perusahaan yang berkelanjutan. Keterlibatan yang aktif memiliki dampak langsung pada proses bisnis dan kesuksesan. Saat Anda dapat memberdayakan seluruh anggota tim untuk berpartisipasi, mereka akan dapat bekerja dengan lebih efektif. Cara Menerapkan Filosofi Kaizen di Pabrik 1. Analisis performa saat ini Jika Anda ingin mengembangkan tim dalam berkerja, lakukan analisis terhadap performa tim saat ini. Bersikaplah kritis ketika melakukan analisis. Sikap ini diperlukan untuk membuat perubahan yang berdampak dan bertahan lama. 2. Pikirkanlah dari hal kecil Terkadang, ketika merancang sebuah ide, kita terpaku pada ide yang besar. Padahal, ide kecil pun bisa berdampak besar dalam jangka panjang. Ide sederhana seperti mengkonsolidasikan rapat atau mengatur waktu untuk menyelesaikan lebih banyak pekerjaan dapat berpengaruh besar pada produktivitas dalam berkerja. Ajaklah seluruh anggota tim untuk membuat perubahan dalam proses kerja, baik secara kelompok ataupun individu. 3. Ciptakan lingkungan yang saling mendukung Ciptakanlah lingkungan yang mendukung anggota tim untuk berbicara atau berpendapat. Buatlah mereka merasa nyaman mengenali titik kelemahan atau berpikir ada cara yang lebih baik untuk melakukan sesuatu. Namun, ketika sebuah ide tidak berhasil seperti yang mereka bayangkan, melakukan perbaikan alih-alih menimpakan kesalahan adalah hal yang disarankan dalam filosofi kaizen. 4. Jangan terpaku pada kesempurnaan Metodologi kaizen tidak diterapkan untuk menyempurnakan sistem atau proses, melainkan untuk memperbaiki sistem atau proses tersebut agar lebih efektif. Terlepas dari seberapa baik segala sesuatunya berjalan, selalu ada cara untuk meningkatkannya, mulai dari pengembangan fitur produk hingga caramu mengelola proyek. 5. Akui kesuksesan Rayakan keberhasilan peningkatan, betapapun besar atau kecilnya. Jika Anda memiliki anggota tim yang benar-benar ingin membantu meningkatkan bisnis, produk, atau pengalaman konsumen Anda, itulah anggota tim yang perlu dipertahankan. 6. Gunakan metode manajemen lainnya Kaizen adalah pola pikir untuk selalu mencari cara untuk melakukan peningkatan. Namun, ketika diimplementasikan, Anda mungkin merasa metode lain dapat lebih efektif jika digunakan. Metode yang paling umum digunakan bersamaan dengan kaizen di antaranya adalah metode SMART (specific, measurable, attainable, relevant, and timely). Akan tetapi, Anda bisa memilih metode apa saja yang menurut Anda efektif diterapkan dalam tim. Bahkan, Anda bisa menggunakan berbagai metode tersebut bersamaan dengan kaizen. Nah, itu dia hal-hal yang perlu Anda ketahui tentang apa itu filosofi kaizen beserta penerapannya di lingkungan pabrik. Jika ingin menerapkan filosofi kaizen ini dalam transformasi digital pabrik Anda jangan ragu kontak kami untuk membantu proses Kaizen di pabrik Anda, saatnya pabrik industri manufaktur di Indonesia melek akan teknologi!    

Pelajari Selengkapnya

Adnan Fauzi

13 Sep 2022

...

Teknologi

Pengertian, Penerapan dan Manfaat Andon

Pengertian Andon Istilah andon terjemahan aslinya berarti lentera kertas atau paper lantern, yaitu lampu lentera tradisional Jepang yang terbuat dari kertas. Kemudian diserap dan diartikan menjadi Signboard  atau papan nama atau papan peringatan. Penggunaan untuk pertama kali dari istilah berbahasa Jepang tersebut adalah di pabrikan mobil terkenal di Jepang yakni Toyota. Kemudian diikuti oleh banyak pabrikan Jepang dan pabrikan luar Jepang, yang juga menggunakan andon didalam kontrol kualitas produksinya. Tujuan utama adanya Andon adalah untuk memberi informasi pada semua bagian di produksi ketika ada masalah yang terjadi pada suatu bagian atau lini produksi tertentu. Contoh bentuk masalah yang terjadi di proses produksi di antaranya adalah, ·         Kekurangan komponen ·         Produk atau alat yang rusak atau cacat (maintenance) ·         Kecelakaan kerja ·         Masalah keamanan di pabrik ·         Dan banyak lagi jenis masalah lainnya Jenis Sistem Andon Andon dapat diaktifkan secara otomatis atau manual untuk memastikan manajemen waktu henti produksi yang lebih baik. Berikut adalah penjelasan andon yang mengunakan sistem otomatis maupun manual : Andon Otomatis         Pada sistem andon otomatis, biasanya berupa seperangkat tampilan atau display berupa layar yang terhubung dengan proses produksi yang bekerja secara elektronik. Berikut adalah contoh cara kerja andon otomatis sebagai solusi di bagian proses produksi : ·         Suatu layar dipasang di lokasi produksi yang mudah dilihat oleh semua orang, yang dapat memantau operasi kerja yang sedang berlangsung. ·         Ketika seorang pekerja atau operator menemukan masalah, dia mengirimkan peringatan melalui mekanisme yang terhubung dengan sistem andon. ·         Kemudian, masalah tersebut dapat ditampilkan secara langsung di layar untuk memerintahkan semua orang terkait menghentikan proses dan menangani masalah tersebut. ·         Layar tersebut juga mampu menampilkan daftar masalah-masalah yang pernah terjadi untuk mengingatkan semua orang supaya tidak berulang. Pada beberapa sistem, ada Andon yang menggunakan cara yang benar-benar otomatis, seperti melalui sensor yang telah terpasang di sistem atau alat itu sendiri. Andon Manual Pada sistem manual, seorang pekerja atau operator bisa mengaktifkan tanda bahaya secara manual dengan menggunakan metode tertentu. Metode tersebut contoh nya adalah seperti berbentuk : ·         Menekan tombol bahaya ·         Mekanisme tertentu, seperti menggunakan tali yang dapat ditarik untuk membunyikan alarm. ·         Dan lainnya Bentuk Andon     Beberapa sistem peringatan (andon) modern dapat berupa alarm dalam bentuk : ·         Audio atau suara, bisa juga berupa musik dengan nada berbeda sesuai dengan berbagai peringatan atau pesan suara yang sudah direkam sebelumnya ·         Teks atau tulisan ·         Lampu dengan warna atau bentuk tertentu ·         Gambar atau grafik mengenai catatan masalah yang terjadi ·         Tampilan lainnya Susunan lampu pada papan peringatan adalah bentuk andon yang paling umum digunakan. Berikut adalah beberapa contoh berbagai bentuk penerapan andon : Tumpukan Lampu Andon berwarna Bentuk ini pada umumnya terdiri dari 3 warna seperti lampu lalu lintas (traffic light) yaitu : merah, kuning dan hijau. Secara umum, kondisi normal pada sistem manufakturing tersebut memiliki warna hijau. Sedangkan untuk warna kuning, akan menunjukkan bahwa bagian yang membunyikan alarm membutuhkan bantuan seperlunya. Untuk warna merah biasanya berkaitan dengan alarm suara, menandakan adanya proses yang tiba-tiba berhenti atau harus berhenti dengan segera. Display atau Papan Tampilan Biasanya papan ini berfungsi untuk menunjukkan rangkuman keadaan atau kondisi suatu bagian produksi. Terkadang juga digunakan untuk memberi sinyal pada setiap bagian produksi yang ada, seperti menunjukkan bagian mana yang siap dijalankan berikutnya. Ada juga yang difungsikan untuk menampilkan bagian produksi mana yang sedang terjadi masalah. Apabila masalahnya dianggap serius, maka sistem akan menjadi indikator untuk menghentikan proses produksi di bagian tertentu. Selain itu juga bisa digunakan sebagai peringatan untuk mencegah masalah lain yang serupa yang mungkin terjadi di bagian lainnya. Sistem manufaktur yang terhubung dengan mesin Untuk sistem jenis ini adalah yang sudah terintegrasi dan otomatis, yang dapat memberi sinyal ketika ada masalah di area produksi. Sistem ini umumnya mampu mendeteksi seberapa serius masalah yang terjadi pada mesin, yang secara langsung dapat menghentikan masalah yang terjadi saat itu. Serta dapat mencegah adanya masalah baru yang dapat ditimbulkan terkait mesin di proses tersebut. Sistem di dalam alat manufaktur ini juga menjadi prinsip dalam metode jidoka quality control, yang dipelopori oleh Toyota serta menjadi pendekatan dari konsep Lean manufacturing. Sistem berbasis teknologi informasi Kemajuan teknologi yang semakin meningkat pesat di bidang teknologi informasi telah memunculkan terobosan baru pada sistem Andon. Cara kerjanya hampir sama dengan sistem konvensional, namun pada penerapannya secara teknologi memberikan banyak kemudahan. Salah satunya adalah ketika setiap orang dari level manajemen hingga bagian operasional produksi dapat mengetahui status produksi yang berjalan dengan real time. Manfaat Standar Metode Andon Berikut ini adalah berbagai manfaat yang diperoleh bagi pengguna Standar Metode Andon : ·         Memberi kesempatan dan pemberdayaan kepada pekerja untuk menghentikan produksi ketika ditemukan cacat pada proses sehingga dapat segera meminta bantuan. ·         Penghematan waktu yang signifikan pada saat terjadi masalah di proses sehingga tidak berlarut-larut, karyawan akan lebih mudah dalam melakukan identifikasi lokasi permasalahan dan mempercepat penanganan atau problem solving. ·         Pengurangan biaya karena jika masalah terlambat ditangani maka akan banyak produk gagal yang terlanjur dihasilkan oleh proses. ·         Komunikasi yang lebih baik antar bagian terkait produksi. ·         Kontrol yang lebih baik dalam rangka penerapan kontrol kualitas atau quality control pada produksi. ·         Sistem pengumpulan informasi yang praktis demi terciptanya perbaikan berkelanjutan atau continuous improvement. Ingin mengetahui manfaat dari penerapan Andon di industri Anda lebih lanjut? Segera hubungi konsultan kami untuk dapatkan konsultasi gratis dan penerapan Andon yang sesuai dengan kebutuhan industri Anda!

Pelajari Selengkapnya

Adnan Fauzi

25 Oct 2022

...

Teknologi

5 Software yang Harus Dimiliki Industri Manufaktur di Tahun 2023

Tidak terasa kita sudah berada diujung tahun 2022, lalu apakah sudah mempersiapkan resolusi apa yang ingin digarap pada tahun 2023 untuk usaha manufaktur Anda?Kami di sini akan memberikan rekomendasi 5 software yang harus dimiliki para pengusaha manufaktur pada tahun 2023. Apa saja software tersebut? apakah sudah diterapkan di usaha Anda saat ini?1.  Sistem manajemen produksi (Manufacturing Execution System atau MES): Sistem ini membantu mengatur dan mengontrol proses produksi di pabrik manufaktur, termasuk mengelola jadwal produksi, mengatur alokasi sumber daya, dan mengirimkan laporan real-time tentang kinerja produksi.2. Sistem manajemen supply chain (Supply Chain Management System atau SCM): Sistem ini membantu mengelola rantai pasokan di perusahaan manufaktur, termasuk mengelola pesanan pelanggan, memonitor stok bahan baku dan produk jadi, dan mengatur pengiriman ke pelanggan.3. Sistem manajemen kualitas (Quality Management System atau QMS): Sistem ini membantu mengelola dan mengontrol kualitas produk di pabrik manufaktur, termasuk mengelola dokumen kualitas, melakukan inspeksi produk, dan mengelola reklamasi produk.4. Sistem manajemen enterprise resource planning (Enterprise Resource Planning System atau ERP): Sistem ini merupakan platform yang mengelola seluruh aspek bisnis di perusahaan manufaktur, termasuk manajemen keuangan, sumber daya manusia, produksi, dan pemasaran.5. Sistem manajemen pemeliharaan (Maintenance Management System atau CMS): Sistem ini membantu mengelola dan mengontrol pemeliharaan mesin di pabrik manufaktur, termasuk mengelola jadwal pemeliharaan, mengidentifikasi kegagalan mesin, dan mengelola dokumentasi pemeliharaan.Ingin menerapkan software di atas pada tahun 2023 dan bingung mau memulai dari mana untuk mengikuti transformasi digital untuk industri manufaktur? Segera jadwalkan konsultasi GRATIS bersama agen kami untuk mendapatkan jawaban yang tepat untuk kebutuhan usaha Anda

Pelajari Selengkapnya

Adnan Fauzi

22 Dec 2022

...

Manajemen

3 Hal yang Membuat Hasil Produksi Pabrik Tidak Maksimal

    Banyak pelaku usaha mungkin yang kebingungan mengapa hasil yang didapatkan dalam produksi tidak maksimal dan mungkin terbilang lambat hingga kena komplain oleh pelanggan. Bingung kenapa semua itu bisa terjadi? Mari kita bahas bersama-sama! 1.      Sumber Daya Manusia Faktor ini mungkin sudah menjadi hal klasik di kalangan pengusaha yang memiliki pabrik. Kesalahan dari human eror atau kelalaian pegawai bisa berakibat fatal dalam proses produksi. 2.      Pengelolaan Manajemen Kerja yang Buruk Faktor pengelolaan bisnis atau manajemen yang buruk menjadi salah satu faktor proses produksi kurang maksimal. Faktor produksi jenis ini menentukan berjalannya proses bisnis secara keseluruhan, khususnya dalam ranah internal. Pembagian kerja dan operasional produksi barang atau jasa membutuhkan faktor produksi jenis ini untuk dapat tertata dan berjalan secara efektif. Efisiensi tenaga kerja serta bahan baku juga perlu diatur sedemikian rupa dengan faktor produksi jenis ini. Sebabnya, melalui pengelolaan yang tepat maka sebuah proses produksi akan berjalan lebih efisien. Efisiensi kerja dan operasional juga akan memengaruhi kecakapan perusahaan dalam menanggapi permintaan konsumen, sehingga produk yang dihasilkan tidak mengalami hambatan. 3.      Teknologi yang Kurang Memadai Tidak bisa dipungkiri bahwa teknologi saat ini menjadi hal yang sangat penting untuk menjalani roda usaha. Di dunia pabrikpun juga tidak bisa dipisahkan peran teknologi ini sangat berpengaruh untuk lancarnya produksi. Teknologi yang tinggi akan berpengaruh dengan meningkatnya proses produksi, produksi yang berkualitas, pencatatan yang secara otomatis dalam produksi dan juga penghematan waktu. Dengan teknologi yang memadai akan sangat membantu seluruh pelaku usaha dalam menjalankan pabrik.  Lalu, bagaimana cara kita meminimalkan hal tersebut untuk perusahaan kita?

Pelajari Selengkapnya

Adnan Fauzi

14 Jan 2022

...

Manajemen

Mengapa OEE (Overall Equipment Effectiveness) Perlu Dihitung?

Steve Jobs mengatakan “If you can define the problem correctly, you almost have the solution.” Hari ini saya akan membahas seberapa pentingnya menerapkan monitoring atas perhitungan efektifitas dalam produksi di pabrik,yaitu OEE (Overall Equipment Effectiveness) yang telah dinyatakan secara internasional sebagai standar industri profesional. Salah satu contoh faktor pengurang efektifitas hasil dalam produksi pabrik adalah, Suatu mesin produksi plastik beroperasi selama 10 jam atau 600 menit per hari. Namun ternyata, mesin ini sering macet selama beberapa kali dalam sehari, sehingga waktu tidak produktifnya mencapai 50 menit setiap harinya. Permasalahan di atas menjadi mimpi buruk bagi manajemen pabrik apabila terjadi terus menerus. Tapi, seringnya ini tidak diketahui karena tidak ada sistem monitoring yang andal. Di sinilah OEE bisa berperan sebagai parameter pelengkap untuk mengevaluasi kinerja produksi. Metode ini bisa digunakan untuk mengkuantifikasi kinerja kegiatan produksi, sekaligus menaikan efektifitas dan juga kualitas. Mari kita telaah lebih lanjut bagaimana cara meningkatkan OEE dalam proses produksi, Saya akan mulai dengan ada aspek-aspek apa saja yang terkait: 1.      Availability, adalah berapa lama mesin akan beroperasi dibandingkan dengan waktu yang telah direncanakan untuk proses produksi. 2.      Performance, adalah hasil aktual produksi dibandingkan dengan standar kapasitas produksi mesin tersebut. 3.      Quality adalah hasil produksi yang memenuhi standar kualitas  yang telah ditetapkan dibandingkan dengan total hasil produksi.. Semakin tinggi nilai OEE, semakin efektif operasional produksi  tersebut. Ketika nilai OEE mendekati 100% berarti perusahaan berhasil membuat quality produk  dengan performance mesin produksi sesuai dengan yang ditetapkan oleh manajemen, dan sesuai dengan waktu yang direncanakan (availability). Banyak dari pabrik yang pernah saya kunjungi,  meski sudah mengetahui istilah efektifitas hasil produksi (OEE) itu apa.  Tetapi masih mengalami kendala  dalam menentukan nilai OEE yang akurat karena masih dikerjakan secara manual, yang prosesnya bisa jadi cukup rumit dan memakan banyak waktu. Solusi dari permasalahan ini yaitu, menerapkan digitalisasi pabrik. Pengumpulan data akan langsung diambil dari sensor mesin sehingga sistem otomatis mendapatkan data secara real time dan dapat menghitung nilai OEE secara cepat. Metode apa lagi yang dapat meningkatkan efektifitas kinerja produksi dalam pabrik yang Anda ketahui?

Pelajari Selengkapnya

Adnan Fauzi

02 Feb 2022

Whatsapp Us