Back to Case Studies

Packaging

Studi Kasus LeapFactor: Tekan HPP Material 8% di CV Arjuna Plastik

Solution

Enterprise Resource Planning

Studi Kasus LeapFactor: Tekan HPP Material 8% di CV Arjuna Plastik

Project Overview

CV Arjuna Plastik merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang produksi aneka ragam produk plastik kustom yang bersifat rigid dan kompleks sesuai permintaan pelanggan. Sebagai perusahaan yang berfokus pada kualitas produk dan layanan, CV Arjuna Plastik terus berupaya meningkatkan efisiensi operasionalnya. Sang Direktur, Alfan Lim, yang memiliki latar belakang Teknik Industri, memiliki perhatian besar terhadap optimalisasi sumber daya dan pengelolaan biaya produksi.

Studi Kasus LeapFactor: Tekan HPP Material 8% di CV Arjuna Plastik

Project Issue

Sebelum mengimplementasikan Leapfactor, CV Arjuna Plastik menghadapi tantangan serius dalam manajemen limbah produksi (waste management). Tantangan utama yang dihadapi adalah:
- Kurangnya Visibilitas Waste: Perusahaan belum mampu mengontrol dan melacak volume waste secara akurat di dalam sistem produksi.
- Tingginya Angka Purchase: Akibat kontrol waste yang rendah, perusahaan harus terus membeli bahan baku murni (virgin) dalam jumlah besar.
- Bengkaknya HPP Material: Rasio pembelian bahan baku terhadap omzet (HPP Material) mencapai angka 58% hingga 60%, yang dinilai tidak efisien bagi profitabilitas perusahaan.

Project Solution

Melalui Leapfactor ERP, CV Arjuna Plastik mengadopsi solusi sistem kustom yang dirancang khusus untuk alur kerja pabrik plastik:
- Custom Program Development: Leapfactor membangun modul khusus yang membimbing SDM di lapangan untuk mencatat dan mengontrol setiap sisa produksi secara sistematis.
- Pemanfaatan Waste (Recycling): Sistem memungkinkan perusahaan melacak dan memanfaatkan kembali sisa produksi sebagai bahan baku substitusi, sehingga mengurangi ketergantungan pada bahan baku murni.
- Real-time Monitoring: Manajemen kini memiliki data presisi mengenai penggunaan bahan baku vs hasil produksi, sehingga keputusan pembelian bahan dapat dilakukan secara lebih terukur.

Setelah 3 bulan masa implementasi dan adaptasi, CV Arjuna Plastik berhasil mencatatkan hasil yang signifikan:
- Penurunan HPP Material: Rasio pembelian bahan baku berhasil ditekan dari 58% menjadi 50% dari total omzet.
- Efisiensi Bersih 8%: Perusahaan berhasil menghemat biaya bahan baku sebesar 8% karena tidak perlu lagi membeli bahan baku murni tambahan secara berlebih.
- Digitalisasi Tepat Sasaran: Transformasi ini membuktikan bahwa sistem yang kustom dan tepat sasaran mampu memberikan ROI (Return on Investment) yang cepat bagi industri manufaktur.

Memiliki rencana untuk digitalisasi di pabrik Anda? Kami siap mewujudkannya.

Related Studi Kasus

Streamlining Automotive Manufacturing with MES

Automotive

Streamlining Automotive Manufacturing with MES

PT G-TEKT Indonesia Manufacturing (G-TIM) adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri otomotif yang berfokus pada manufaktur komponen body mobi...

Optimizing ERP for Enhanced Efficiency at Nedcoffee

Food & Beverage

Optimizing ERP for Enhanced Efficiency at Nedcoffee

PT Nedcoffee Indonesia Makmur Jaya is a Foreign Investment Company (PMA) specializing in sourcing and trading coffee, particularly Robusta from Southe...

Optimizing Bentonit Processing with Integrated Weighing Solutions

Building Material

Optimizing Bentonit Processing with Integrated Weighing Solutions

PT Bentonit Alam Indonesia (BAI) adalah perusahaan yang bergerak di industri chemical, oil & gas, khususnya dalam pengolahan bentonit untuk purifikasi...

Optimasi Quality Control PT Akasha Wira dengan Machine Vision

Food & Beverage

Optimasi Quality Control PT Akasha Wira dengan Machine Vision

PT Akasha Wira International menghadapi tantangan dalam meningkatkan efisiensi kontrol kualitas pPT Akasha Wira International adalah perusahaan yang b...

Whatsapp Us