Teknologi

Mengenal Lebih Jauh Arti Revolusi Industri 4.0

Mengenal Lebih Jauh Arti Revolusi Industri 4.0

Bagi sebagian orangistilah Revolusi Industri 4.0 bukanlah hal yang asing. Sering kita jumpai diseminar dari pemerintah ataupun perusahaan yang menggunakan istilah tersebutuntuk dijadikan tema seminar. Penggunaan istilah Revolusi Industri 4.0 seakanterlihat “keren” apabila menjadi perbincangan dalam sebuah diskusi atauseminar. Namun apakah betul seperti itu? Apakah Anda tahu arti sesungguhnyaRevolusi Industri 4.0 ini? Mari kita cari tahu jawabannya!

Dilansir dari websiteresmi Kominfo, Revolusi Industri 4.0 merupakan fenomena yang mengkolaborasikanteknologi siber dan teknologi otomatisasi. Revolusi Industri 4.0 dikenal jugadengan istilah “Cyber Physical System”. Konsep penerapannya berpusatpada otomatisasi. Dibantu teknologi informasi dalam proses pengaplikasiannya,keterlibatan tenaga manusia dalam prosesnya dapat berkurang. Dengan demikian,efektivitas dan efisiensi pada suatu lingkungan kerja dengan sendirinyabertambah. Dalam dunia industri, hal ini berdampak signifikan pada kualitaskerja dan biaya produksi. Namun sesungguhnya, tidak hanya industri, seluruhlapisan masyarakat juga bisa mendapatkan manfaat umum dari sistem ini."

Sedangkan dilansir darisitus Forbes.com, Revolusi Industri 4.0 membuat semua hal menjadi lebihefektif, mudah dijangkau serta meminimalisir pemborosan. Contohnya produksimakanan. Jika semula membutuhkan tenaga manusia untuk membuatnya, kini bisamenggunakan teknologi canggih untuk membuatnya.

Dari dua penjabaran diatas dapat disimpulkan bahwa Revolusi Industri 4.0 ini sangat membantu kitadalam berbagai sektor terutama untuk pelaku industri di era sekarang. RevolusiIndustri 4.0 dapat menghemat waktu hingga menghemat biaya. Semua jadi terasalebih mudah atau dengan kata lain menjadi lebih instan. Tentu saja RevolusiIndustri 4.0 dapat menjadi solusi kehidupan di masa kini. Pertanyaannya,sudahkah Anda siap untuk menghadapi revolusi industri 4.0?

 

Artikel yang mungkin Anda suka
Menggunakan Metode Poka Yoke untuk Mengatasi Human Error

Manajemen

Menggunakan Metode Poka Yoke untuk Mengatasi Human Error

Pengertian Poka YokePoka Yoke adalah metode standar dari Toyota Production System untuk mencegah terjadinya kesalahan sederhana yang disebabkan oleh manusia atau human error.Toyota Production System (TPS) adalah suatu standar sistem manajemen yang mengatur manufaktur dan logistik yang dikembangkan oleh produsen mobil Toyota.Kata “Poka-Yoke” berasal dari bahasa Jepang yang artinya adalah mencegah kesalahan sederhana yang disebabkan karena  kecerobohan dari tenaga kerja atau dari sisi manusia. Ceroboh adalah sikap tidak hati-hati yang dilakukan manusia pada kondisi tertentu. Jadi secara sederhana, Poka-Yoke kurang lebih berarti : alat untuk menghindari kesalahan. Dalam literatur barat,konsep Poka-Yoke ini dikenal sebagai mistake proofing atau idiot proofing atau fool proofing. Poka-Yoke sendiri lebih dipandang sebagai suatu konsep,ketimbang sebuah prosedur.Oleh karena itu penerapannya dimulai dari apa yang dapat dilakukan untuk mencegah kesalahan di area kerja.Jadi, bukan sebagai langkah-demi-langkah bagaimana melakukan suatu pekerjaan seperti layaknya prosedur atau instruksi kerja.Poka-Yoke akan berfungsi dengan optimal saat digunakan dalam mencegah terjadinya kesalahan, bukan pada penemuan adanya kesalahan.Sifat manusia Menurut konsep Poka-Yoke, manusia memiliki sifat dasar untuk cenderung berbuat salah, bisa karena lupa atau bisa jadi karena sebab lainnya.Berikut adalah contoh sifat manusia yang bisa menyebabkan terjadinya kesalahan (Human Error) sederhana yaitu seperti :LupaKelelahan tubuh maupun pikiranTidak atau kurang konsentrasi dalam bekerjaTidak mematuhi aturan atau prosedur standar yang telah ditetapkanSalah dalam melakukan identifikasi kerjaAdanya kesalahpahamanTerlalu cepat dalam mengambil kesimpulanKetidaktelitianKurangnya pelatihan di bidang kerja yang dilakukanAdanya unsur kesengajaan karena alasan tertentuDan lain sebagainyaAdanya pekerja yang melakukan berbagai kesalahan diatas akan menyebabkan berbagai masalah, contohnya adalah seperti berikut :Kerusakan produkSalah pasang komponen produkPengukuran tidak sesuai atau hasil pengukuran yang berbeda-bedaPemasangan komponen produk yang tidak sesuai, seperti : terbalik, kelebihan, dan lainnyaKondisi produk yang tidak sesuai, seperti : kotor, kurang lengkap, dan lainnyaOleh karena itu tenaga kerja yang juga memiliki sifat manusiawi tersebut perlu dibantu dengan sebuah metode standar kerja yang bernama Poka-Yoke.Caranya adalah dengan mencegahnya langsung dari akar penyebab kesalahan (root cause) dan menarik perhatian khusus pada suatu metode kerja.Sehingga kemungkinan untuk membuat kesalahan pada suatu pekerjaan dapat dihilangkan atau setidaknya dikurangi.Istilah lainDi berbagai negara bisa jadi ada sebutan lain untuk Poka-Yoke, berikut adalah beberapa istilah lain yang maknanya sama :Mistake ProofingFool ProofError ProofingFail SafePenerapan Poka YokeDidalam penerapan Poka-Yoke, terdapat berbagai konsep yang telah disusun untuk mendukung keberhasilan penerapannya, berikut kami jelaskan satu persatu.Pendekatan Konsep Poka YokeDidalam penerapan nya, secara umum terdapat 2 pendekatan pada konsep Poka-Yoke, yaitu :Prevent MistakesPendekatan “Prevent Mistakes” adalah pendekatan untuk mencegah terjadinya kesalahan sebelum kesalahan atau permasalahan kualitas tersebut benar-benar terjadi.Metode yang banyak digunakan untuk pendekatan Prevent Mistakes adalah seperti :Control Method : Metode PengawasanWarning Method : Metode PeringatanDetect MistakesSebaliknya, pendekatan “Detect Mistakes” adalah pendekatan yang dilakukan setelah kesalahan atau permasalahan kualitas telah terlanjur terjadi.Metode yang umum dipakai dalam pendekatan Detect Mistakes adalah berikut :Contact MethodFixed Value MethodMotion Step Method. Desain Poka YokeDalam desain, ada konsep yang dinamakan dengan “Tiga Fungsi dasar dari Poka-Yoke” konsep tersebut dijelaskan sebagai berikut :Control,yaitu fungsi pengawasan atau pengendalian proses untuk mencegah kesalahan atau kerusakan mengalir atau berlanjut ke proses berikutnya.Shutdown,adalah kondisi untuk berhenti melakukan pekerjaan jika terdeteksi adanya kesalahan atau kerusakan.Warning,artinya fungsi yang memberikan peringatan jika terdapat kondisi ketidaknormalan, kesalahan atau kerusakan. Persiapan Penerapan Poka YokeBerikut ini adalah langkah-langkah dalam menyiapkan penerapan metode Poka-Yoke :1.    Jelaskan bentuk kerusakan atau potensi kerusakan yang akan dicari solusinya, jika perlu buat data ratio atau persentase kerusakan atau masalah yang telah terjadi.2.    Lakukan identifikasi di proses manakah terjadinya kerusakan tersebut.3.    Tuliskan secara jelas dan rinci langkah kerja pada proses yang akan dilakukan analisa.4.    Identifikasi setiap langkah kerja atau kondisi yang dapat menyebabkan kerusakan atau kesalahan kerja seperti : lingkungan, alat pengukuran dan peralatan kerja. Jika perlu gunakan metode penyelesaian masalah seperti 5 Why (5 mengapa) atau brainstoming untuk menemukan akar penyebab masalah (root cause).5.    Cari ide untuk memuat konsep atau peralatan Poka-Yoke seperti apa yang akan digubakan dalam menyelesaikan permasalahan tersebut. Lakukan benchmarking atau melihat contoh-contoh Poka-Yoke yang sudah ada untuk mendapatkan ide baru.6.    Lakukan evaluasi keefektifan setelah menyelesaikan penerapan peralatan Poka-Yoke, jika perlu perbaiki atau sempurnakan lagi metode Poka-Yoke yang sudah dibuat. Contoh Penerapan Poka Yoke  Berikut ini adalah beberapa contoh penerapan Poka-Yoke yang sudah pernah dibuat aik di dunia industri maupun di kehidupan sehari-hari :Kunci kendaraan baik motor maupun mobil yang didesain sedemikian rupa sehingga pengemudi tidak bisa melepaskan kunci sebelum kunci pada posisi ‘OFF’.Konektor USB pada Komputer dibuat dengan ujung yang tidak dapat dimasukan secara terbalik.Kartu SIM pada telepon genggam, pada salah satu ujungnya dibuat ada sudut sehingga pemasangannya tidak bisa tertukar atau terbalik.Breaker di meteran Listrik akan mematikan diri secara otomatis, jika penggunaan beban listrik erlebih atau jika terjadi hubungan singkat pada listrik (short circuit).Terdapat fitur koreksi otomatis pada ejaan bahasa ketika mengetik menggunakan software Microsoft Word untuk menghindari salah penulisan (auto correction).Alarm mobil yang berbunyi saat bergerak untuk parkir mundur.Pintu Lift yang dibuat untuk tidak bisa dibuka saat Lift tersebut bergerak.Pengunaan check list (daftar pemeriksaan) dalam penyelesaian tugas yang telah dikerjakan.Konektor mesin yang berwarna-warni, untuk mencegah salah pilih Konektor.Pemakaian Sensor dalam line produksi manufaktur.Plug Listrik menggunakan 3 pin untuk mencegah salah pemasangan pada stop contact listrik.Menggunakan Pin Panduan dalam pemasangan komponen produksi.Menggunakan Template atau Jig ,untuk menghindari salah lokasi saat pemasangan komponen.Memberikan Signal (alarm) dengan sensor suhu, jika suhu timah dalam solder mesin menurun melebihi standar minimum. Pengguna Poka YokeDidalam perusahaan industri, sudah seharusnya bahwa setiap orang atau karyawan dapat mempraktekkan Poka-Yoke di area kerja masing-masing,Karena perangkat Poka-Yoke seharusnya memiliki karakteristik sebagai berikut:Dapat digunakan oleh semua orang atau karyawanMudah dipasangTidak memerlukan perhatian terus-menerus dari operatorMurahDapat memberikan umpan-balik atau tindakan korektif atau perbaikan dan juga pencegahan secara cepat dan tepat.Manfaat Poka YokeAda berbagai manfaat yang dapat dipetik dari penerapan Poka-Yoke yang bisa dilihat dari berbagai sisi, seperti :Manfaat bagi karyawanDalam dunia industri, banyak terjadi masalah yang penyebabnya adalah dari sisi manusia atau human error.Hal ini selain berdampak pada kinerja perusahaan secara keseluruhan, juga memberi efek psikologis bagi karyawan yang melakukannya tanpa sengaja.Dengan adanya keputusan human error, tentunya pekerja akan dianggap sumber masalah yang pada akhirnya mempengaruhi psikologinya seperti turunnya semangat kerja.Oleh karena itu, metode Poka-Yoke dapat menjadi solusi pencegah kesalahan sebelum benar-benar terjadi.Manfaat bagi perusahaanDapat menghemat tenaga kerja untuk melakukan pemeriksaan atau inspeksi produk karena sudah digantikan dengan sistem pencegahan melalui Poka-Yoke.Serta mengurangi produk cacat atau defect yang keluar dari proses produksi,dengan demikian juga akan meningkatkan kualitas produksi secara keseluruhan.Dari menfaat diatas dapat disimpulkan bahwa Poka-Yoke dapat mencegah terjadinya kerugian pada perusahaan, sekalius meningkatkan keuntungan bagi perusahaan.Sejarah Metode Standar Poka YokeKonsep Paka Yoke ini pertama diperkenalkan sekitar tahun 1960-an oleh Shigeo Shingo, metode ini diadopsi kedalam Toyota Production System (lean manufacturing).Shigeo Shingo adalah seorang insinyur di Matsushita manufacturing, yang merupakan bagian dari Toyota Production System.Pada awalnya, metode ini bernama baka-yoke yang artinya “fool-proofing” atau “idiot-proofing”, namun kemudian diubah menjadi poka-yoke.Hal ini karena nama sebelumnya memiliki arti yang kurang halus atau kurang pantas, yaitu “menghindari ketololan”, jadi kemudian diperhalus menjadi “poka-yoke”.Poka-yoke dari Shigeo Shingo terbagi menjadi tiga jenis metode, yaitu:Metode Kontak: poka-yoke dilakukan dengan cara menganalisa dan mengindentifikasi bentuk produk, ukuran, warna dan ciri fisik lainnya dari produk.Metode Nilai-Tetap (fixed-value atau constant number): poka-yoke dilakukan dengan cara memastikan apakah beberapa gerakan dan aktifitas yang perlu dilakukan telah dilakukan dengan baik. Metode ini akan memperingatkan operator jika mereka belum melakukan hal yang diperlukan tersebut.Metode Tahap-Gerak (sequence): poka-yoke dilakukan dengan memastikan bahwa seluruh proses yang diperlukan telah dijalankan dengan baik.Poka-yoke sebenarnya lebih berfungsi untuk mencegah terjadinya kesalahan dan bukan untuk menemukan kesalahan yang sudah terjadi.Hal ini misalnya terjadi pada kelalaian operator yang dikarenakan kelelahan atau kejenuhan, jadi Poka-yoke berguna untuk menyediakan solusi pencegahan kesalahan tersebut.Shingo memahami bahwa dalam setiap proses manufaktur, kesalahan mungkin tidak dapat dihindari.Namun kesalahan sederhana dapat dicegah atau diidentifikasi secara cepat sehingga cacat produk dapat dihindari, dengan cara menjalankan poka-yoke.Dengan menghilangkan root-cause dari kesalahan dan cacat produk, maka biaya karena kesalahan dan cacat yang harus dikeluarkan perusahaan akan berkurang.Setelah membaca artikel ini, bagaimana cara terbaik untuk Anda menangani human eror di lingkungan kerja manufaktur?

Pelajari Selengkapnya

Adnan Fauzi

10 Nov 2022

ERP dan IoT dalam Transformasi Digital di Pabrik Masa Depan

Teknologi

ERP dan IoT dalam Transformasi Digital di Pabrik Masa Depan

Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan sistem terintegrasi yang dirancang untuk mengelola dan mengkoordinasikan berbagai proses bisnis dalam suatu pabrik. Sebagai contoh, dalam konteks pabrik, ERP memungkinkan pengelolaan inventaris, pemantauan produksi, perencanaan produksi, dan manajemen keuangan dilakukan secara terintegrasi dan efisien. Dalam era digital yang terus berkembang, ERP menjadi kunci bagi perusahaan yang ingin beradaptasi dengan perubahan pasar dan memanfaatkan teknologi untuk mencapai keunggulan kompetitif. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi peran ERP dalam era digital, dengan fokus pada transformasi bisnis yang dipacu oleh teknologi seperti Internet of Things (IoT).Pabrik modern dihadapkan pada tantangan kompleksitas yang semakin meningkat, mulai dari manajemen rantai pasok hingga pengelolaan inventaris. Tanpa sistem yang terintegrasi seperti ERP, keselarasan antara departemen dan proses produksi seringkali sulit dicapai. Inilah mengapa ERP menjadi tidak hanya penting, tetapi juga esensial dalam memastikan kelancaran operasional pabrik. Dengan ERP, informasi dari berbagai departemen seperti produksi, keuangan, sumber daya manusia, dan persediaan dapat diakses secara real-time, memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat.Dengan semakin berkembangnya teknologi IoT dan konektivitas yang semakin luas, peran ERP dalam transformasi bisnis semakin vital. Integrasi antara ERP dan IoT tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga membuka pintu bagi inovasi baru dalam manajemen produksi. Masa depan ERP dalam era digital bukan hanya tentang mengelola data dengan lebih efektif, tetapi juga tentang memanfaatkan data tersebut untuk menghasilkan wawasan yang bernilai tambah bagi bisnis. Dengan terus mengembangkan dan mengintegrasikan teknologi seperti IoT, ERP akan terus menjadi tulang punggung bagi perusahaan yang ingin tetap bersaing dalam era digital yang dinamis ini. berikut adalah beberapa manfaat tambahan dari penggunaan ERP : 1. Optimasi Penggunaan Sumber DayaDengan ERP, perusahaan dapat mengelola sumber daya manusia, finansial, dan fisik secara terintegrasi. Informasi tentang karyawan, anggaran, dan aset dapat diakses dan dikelola secara efisien oleh berbagai divisi Ini memungkinkan perusahaan untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya secara keseluruhan, mengurangi pemborosan dan meningkatkan produktivitas.2. Analisis Data yang MendalamERP mengumpulkan data dari berbagai area operasional, mulai dari produksi hingga keuangan. Dengan alat analisis yang terintegrasi, perusahaan dapat melakukan analisis yang mendalam terhadap data ini untuk mendapatkan wawasan yang bernilai tambah.3. Mempermudah Koordinasi Antar DepartemenERP menyediakan platform yang memudahkan koordinasi antar departemen. Dengan akses yang terpusat ke jadwal, anggaran, dan sumber daya, berbagai departemen dapat bekerja secara sinergis untuk mencapai tujuan bersama di pabrik.KesimpulanERP memainkan peran krusial dalam mengkoordinasikan operasi pabrik modern dan memfasilitasi integrasi sumber daya yang menyeluruh antar divisi, sementara integrasi dengan teknologi seperti IoT membuka peluang baru untuk transformasi bisnis yang adaptif dan efisien di era digital.

Pelajari Selengkapnya

Bachrizal Muqorobin

18 Apr 2024

Smart Factory di Indonesia: Menarik Industri Menuju Kemajuan

Teknologi

Smart Factory di Indonesia: Menarik Industri Menuju Kemajuan

Industri 4.0 telah menciptakan transformasi besar dalam dunia manufaktur dengan munculnya Smart Factory. Konsep Smart Factory menggabungkan teknologi tingkat tinggi seperti kecerdasan buatan (AI), internet of things (IoT), robotika, dan otomatisasi cerdas untuk meningkatkan efisiensi,kualitas, dan produktivitas dalam proses produksi. Di Indonesia, Smart Factory menjadi sorotan utama dalam membantu mengangkat industri dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Sebagai salah satu negara berkembang terbesar di dunia,Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan industri manufaktur. Dengan populasi yang luas dan sumber daya manusia yang berbakat, negara ini menawarkan pasar yang menarik bagi para investor. Namun, tantangan seperti rendahnya tingkat produktivitas, infrastruktur yang terbatas, dan kurangnya adopsi teknologi modern telah memperlambat pertumbuhan sektor manufaktur. Smart Factory menawarkan solusi potensial untuk mengatasi tantangan tersebut dan mengangkat industri manufaktur di Indonesia. Dengan memanfaatkan teknologi canggih, pabrik-pabrik pintar dapat meningkatkan efisiensi produksi, mengurangi biaya operasional, dan meningkatkan kualitas produk. Berikut adalah beberapa manfaat Smart Factory bagi industri di Indonesia:Peningkatan Produktivitas: Teknologi otomatisasi dan AI dapat mengoptimalkan proses produksi, mengurangi kesalahan manusia, dan meningkatkan output secara keseluruhan. Dengan produksi yang lebih efisien, perusahaan dapat meningkatkan produktivitas tanpa harus meningkatkan biaya tenaga kerja. Pengurangan Biaya Produksi: Smart Factory memungkinkan pemantauan dan pengawasan proses produksi secara real-time, yang membantu mengidentifikasi dan mengatasi masalah segera sebelum mereka menyebabkan kerugian besar. Dengan mengurangi pemborosan dan meningkatkan efisiensi, perusahaan dapat mengurangi biaya produksi secara signifikan. Kualitas Produk Unggul: Teknologi cerdas memastikan kualitas produk yang lebih konsisten dan tinggi. Ini membantu perusahaan untuk memenuhi standar kualitas yang ketat dan meningkatkan reputasi merek di pasar global. Keamanan Pekerja: Dengan otomatisasi yang lebih tinggi, pekerjaan yang berat,berbahaya, atau berulang-ulang dapat diambil alih oleh robot atau sistem otomatis. Hal ini membantu mengurangi risiko kecelakaan kerja dan meningkatkan keselamatan pekerja. Daya Saing Global: Smart Factory memungkinkan perusahaan Indonesia untuk bersaing secara global dengan pemain industri lainnya. Dengan adopsi teknologi tinggi, perusahaan dapat meningkatkan inovasi produk,menghadirkan solusi yang lebih efisien, dan mencapai tingkat produksi yang lebih tinggi. Meskipun Smart Factory menawarkan berbagai manfaat, adopsi teknologi ini di Indonesia masih memerlukan dukungan dan investasi. Beberapa langkah yang dapat diambil untuk mendorong perkembangan Smart Factory di Indonesia adalah:Investasi dalam Infrastruktur: Pemerintah dan sektor swasta perlu berinvestasi dalam infrastruktur teknologi dan konektivitas yang diperlukan untuk mendukung Smart Factory. Pendidikan dan Pelatihan: Pendidikan dan pelatihan dalam teknologi tinggi seperti AI,IoT, dan robotika harus ditingkatkan untuk menciptakan tenaga kerja yang terampil dan terlatih untuk mengoperasikan dan memelihara sistem Smart Factory. Insentif untuk Investasi: Pemerintah dapat memberikan insentif fiskal dan kemudahan perizinan bagi perusahaan yang berinvestasi dalam teknologi Smart Factory. Kolaborasi Industri: Perusahaan-perusahaan manufaktur, lembaga penelitian, dan pemerintah harus berkolaborasi untuk mengidentifikasi peluang dan tantangan dalam mengadopsi Smart Factory. Smart Factory adalah tonggak penting dalam revolusi industri yang dapat membantu mengangkat industri manufaktur di Indonesia. Dengan adopsi teknologi tinggi, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kualitas produk, sehingga menciptakan lingkungan bisnis yang lebih berdaya saing di pasar global. Dengan dukungan dan kerja sama dari semua pemangku kepentingan, Smart Factory akan membawa industri Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah dan produktif.

Pelajari Selengkapnya

Rizkar Maulana Andin

03 Aug 2023

Dampak Revolusi Industri 4.0 Membuat Takut Mayoritas Pekerja

Teknologi

Dampak Revolusi Industri 4.0 Membuat Takut Mayoritas Pekerja

Berbicara tentang revolusi industri 4.0 mungkin adalah hal yang menakutkan untuk dibicarakan di lingkungan pekerja. Kenapa menakutkan?Para pekerja selalu mengira akan digantikan kinerjanya oleh perkembangan teknologi ini. Persepsi ini selalu muncul apabila berbicara revolusi industri 4.0 ini di kalangan para pekerja. Selain itu tuntutan perusahaan yang menginginkan mengikuti perubahan era ini semakin membuat rasa takut akan adanya pengurangan pekerja. Tuntutan perusahaan yang menghindari adanya human eror di lingkungan kerja juga menjadi alasan perusahaan dituntut untuk bisa mengikuti era baru ini dengan mengupgrade tekonologi yang ada salah satunya. Human eror adalah mimpi buruk semua perusahaan dalam keseharian produksinya. Bukan hanya rugi dalam biaya tapi juga waktu, karena bisa berdampak banyak dari kesalahan tersebut.  Di lain hal untuk mengikuti era baru ini para pekerja tidak diberikan edukasi yang cukup dan memadai agar bisa berkolaborasi dengan teknologi itu sendiri. Alasan dari kebanyakan perusahaan ialah tidak cukup waktu untuk sekedar memberikan edukasi tersebut kepada pekerja dan takut akan berdampak kepada produksi perusahaan yang cukup signifikan. Berbicara demikian sudah klasik di kalangan para pekerja maupun kalangan pengusaha akan kecemasan tersebut. Dalam faktanya revolusi industri 4.0 ini dapat berkolaborasi secara bersama-sama antara pekerja yang telah bekerja dan teknologi yang dapat menunjang keseharian produksi perusahaan. Dengan majunya teknologi ini akan berdampak dengan tenaga pekerja yang lebih berkualitas dengan melek teknologi dan juga akan berdampak terhadap hasil produksi yang  lebih berkualitas dan proses produksi yang lebih menghemat waktu.  Dengan itu opini yang bermunculan kepermukaan akan berdampak pengurangan pegawai dapat dibantah. Banyak perusahaan atau di kalangan pekerja yang mengira ketika Revolusi Industri 4.0 ini ada semua proses produksi akan digantikan oleh robot atau teknologi tapi fakta di lapangan tidak semua akan digantikan oleh teknologi tapi tetap membutuhkan tenaga pekerja untuk saling berkolaborasi dengan tekonlogi yang semakin berkembang. Lalu, masih takut untuk menghadapi era baru ini? 

Pelajari Selengkapnya

Adnan Fauzi

10 Jan 2022

Efisiensi Produksi: HVAC System di Manufaktur

Teknologi

Efisiensi Produksi: HVAC System di Manufaktur

Di era digital saat ini, industri manufaktur semakin berkembang pesat. Bagi perusahaan yang ingin mempertahankan keunggulan di pasar yang semakin kompetitif, efisiensi produksi menjadi hal yang sangat penting. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi produksi di industri manufaktur adalah dengan menggunakan HVAC system yang tepat.Apa itu HVAC System?HVAC system adalah singkatan dari Heating, Ventilation, and Air Conditioning system. HVAC system merupakan sistem yang digunakan untuk memanipulasi suhu, kelembaban, dan kualitas udara di dalam ruangan. HVAC system terdiri dari beberapa komponen, seperti AC, pemanas, ventilasi, dan sistem pengatur kelembaban. Sistem ini sangat penting untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan lingkungan kerja, serta untuk menjaga kestabilan kinerja mesin-mesin produksi.Faktor-faktor yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Memilih HVAC SystemSebelum memilih HVAC system yang tepat, terdapat beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan.  Jenis produk yang diproduksi dan proses produksi yang dilakukan. Hal ini karena berbagai jenis produk dan proses produksi memiliki kebutuhan yang berbeda terhadap suhu, kelembaban, dan kualitas udara di dalam ruangan.Ukuran dan luas ruangan produksi. Ruangan yang lebih besar memerlukan HVAC system yang lebih besar dan lebih kompleks untuk mencapai suhu dan kelembaban yang diinginkan.Ketersediaan sumber daya dan anggaran. HVAC system yang lebih canggih dan kompleks dapat meningkatkan efisiensi produksi, namun juga dapat memerlukan investasi yang lebih besar.Keuntungan Menggunakan HVAC System dalam Meningkatkan Efisiensi ProduksiDengan menggunakan HVAC system yang tepat, perusahaan manufaktur dapat mencapai beberapa keuntungan dalam meningkatkan efisiensi produksi, di antaranya:Meningkatkan kenyamanan lingkungan kerja. HVAC system dapat menjaga suhu dan kelembaban di dalam ruangan menjadi lebih nyaman bagi pekerja, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan mengurangi kelelahan pekerja.Meningkatkan kualitas produk. Dengan menjaga suhu dan kelembaban di dalam ruangan menjadi stabil, kualitas produk yang dihasilkan dapat lebih konsisten dan meningkat.Meningkatkan kecepatan produksi. Suhu dan kelembaban yang stabil dapat mengoptimalkan kinerja mesin-mesin produksi, sehingga dapat meningkatkan kecepatan produksi dan efisiensi mesin.Mengurangi biaya operasional. HVAC system yang tepat dapat mengurangi biaya operasional melalui penghematan energi dan perawatan mesin produksi yang lebih efisien.Cara Meningkatkan Efisiensi Produksi dengan HVAC SystemSetelah memilih HVAC system yang tepat, perusahaan dapat melakukan beberapa cara untuk meningkatkan efisiensi produksi dengan menggunakan HVAC system, di antaranya:Mengoptimalkan suhu dan kelembaban ruangan. Melalui pengaturan suhu dan kelembaban yang tepat, HVAC system dapat membantu mencapai kondisi lingkungan kerja yang ideal untuk meningkatkan kinerja mesin-mesin produksi.Memperhatikan sirkulasi udara. HVAC system dapat membantu menjaga sirkulasi udara yang baik di dalam ruangan produksi, sehingga dapat membantu menjaga kelembaban dan kualitas udara yang baik.Melakukan perawatan rutin pada HVAC system. Dalam rangka menjaga kinerja HVAC system yang optimal, perusahaan perlu melakukan perawatan rutin, seperti membersihkan filter, memeriksa sistem secara berkala, dan melakukan penggantian komponen yang rusak.Mengoptimalkan sistem kontrol HVAC. Dalam rangka meningkatkan efisiensi produksi, perusahaan dapat menggunakan sistem kontrol HVAC yang terintegrasi dengan sistem kontrol produksi, sehingga dapat membantu memantau dan mengatur kondisi lingkungan kerja secara otomatis.KesimpulanDalam industri manufaktur, efisiensi produksi menjadi hal yang sangat penting untuk mempertahankan keunggulan di pasar yang semakin kompetitif. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi produksi adalah dengan menggunakan HVAC system yang tepat. Dengan memilih HVAC system yang tepat, melakukan perawatan rutin, dan mengoptimalkan penggunaannya, perusahaan dapat mencapai keuntungan-keuntungan dalam meningkatkan efisiensi produksi, seperti meningkatkan kenyamanan lingkungan kerja, meningkatkan kualitas produk, meningkatkan kecepatan produksi, dan mengurangi biaya operasional. Oleh karena itu, perusahaan perlu memperhatikan faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih HVAC system, serta melakukan cara-cara yang tepat dalam mengoptimalkan penggunaannya

Pelajari Selengkapnya

Rizkar Maulana Andin

14 Apr 2023

UMKM Harus Siap Menghadapi Era Baru Serba Digital

Teknologi

UMKM Harus Siap Menghadapi Era Baru Serba Digital

Seiring berjalannya waktu akan banyak hal yang harus selalu kita pelajari. Dari ilmu pengetahuan hingga teknologi. Hal ini bukan saja berpengaruh pada kehidupan kita sehari-hari namun, berpengaruh juga terhadap usaha yang telah kita lakukan dari dahulu. Bisa kita tengok dari sarana transportasi yang dahulunya sangat susah dicari apabila ingin berpergian malam hari sekarang hanya membutuhkan beberapa menit kita bisa langsung dijemput oleh ojek online..  UMKM merupakan singkatan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. UMKM juga bisa diartikan sebagai bisnis yang dijalankan individu,rumah tangga, atau badan usaha ukuran kecil. Berkaca dari beberapa tahun kebelakang industri UMKM di Indonesia terutama yang bergerak di bidang manufakturing mulai berkembang sangat cepat. Dari sini kita juga harus memulai bertranformasi menjadikan pabrik pintar untuk diterapkan di industri yang telah ada. Mengikuti perkembangan seperti ini adalah keharusan bukan hanya sekedar ikut-ikutan namun menjadi salah satu titik awal menjadikan industri UMKM yang lebih profesional dan terus berkembang. Kita coba cari tahu mengapa UMKM harus siap menghadapi era baru serba digital. 1.      Menghemat Waktu dan BiayaMenghemat waktu dan biaya adalah hal yang sangat didambakan oleh semua pelaku usaha. Di sini kami akan jelaskan mengapa UMKM harus mengikuti era ini karena dapat berpengaruh dari kerja yang lebih efisien dan berdampak terhadap pengurangan waktu kerja yang dilakukan selain itu tidak ribet, karena dengan proses ini hanya memerlukan ponsel pintar atau komputer untuk mengetahui bagaimana kinerja produksi setiap hari tanpa memperlukan kertas. 2.       Meningkatkan PenjualanPemasaran yang lebih mudah menjangkau banyak orang ada di era ini karena sistem pemasaran serba online yang menjadikan pasar tidak terbatas. Meningkatkan penjualan pasti akan berdampak pada era ini karena target pasar baru yang ada bukan hanya target pasar offline. 3.      Menghasilkan Produk yang BerkualitasDari era ini perkembangan teknologi akan lebih canggih dan juga berdampak terhadap kualitas produk yang diproduksi. Contoh dari era ini yang dapat diterapkan pada proses produksi di UMKM yaitu, biasanya melakukan laporan hasil produksi secara manual di sini akan ada pencatatan hasil laporan dengan sistem otomatis yang akan menghasilkan pencatatan laporan hasil produksi yang pasti tanpa khawatir adanya kualitas produksi yang gagal lolos tahap pemasaran dan juga mudahnya mendapatkan informasi akan berdampak produsen dapat berinovasi untuk menghasilkan produk yang berkualitas. Sudah siapkah menatap era baru ini? Saatnya pelaku UMKM melek akan teknologi

Pelajari Selengkapnya

Adnan Fauzi

24 Jan 2022

Whatsapp Us