Teknologi

Smart Factory: Inovasi Teknologi dalam Produksi

Smart Factory: Inovasi Teknologi dalam Produksi


Industri manufaktur telah mengalami transformasi yang signifikan selama beberapa dekade terakhir, berkat revolusi teknologi yang terus berkembang. Salah satu konsep terbaru yang telah mengubah lanskap industri adalah "Smart Factory" atau pabrik pintar. Smart Factory merupakan evolusi dari konsep manufaktur tradisional, di mana teknologi digunakan untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kualitas produksi. Artikel ini akan mengungkapkan bagaimana inovasi teknologi telah membentuk Smart Factory dan mengapa ini menjadi tren yang sangat penting dalam industri saat ini.

Apa itu Smart Factory?

Smart Factory adalah konsep yang mengintegrasikan teknologi canggih seperti Internet of Things (IoT), big data analytics, artificial intelligence (AI), robotik, dan automasi untuk menciptakan lingkungan produksi yang lebih cerdas dan efisien. Tujuan utamanya adalah meningkatkan proses produksi, mengurangi biaya, dan meningkatkan kualitas produk.

Manfaat Utama Smart Factory:

  1. Efisiensi Produksi Tinggi: Dengan menggunakan sensor IoT dan sistem pemantauan yang terhubung, Smart Factory dapat memantau mesin dan proses produksi secara real-time. Ini memungkinkan pengoptimalan dan perbaikan proses yang cepat, sehingga meningkatkan efisiensi produksi secara signifikan.

  2. Pengurangan Biaya Produksi: Dengan mengotomatisasi sebagian besar tugas manusia dan mengurangi kesalahan manusia, Smart Factory dapat mengurangi biaya tenaga kerja dan limbah bahan baku. Ini menghasilkan penghematan yang signifikan dalam biaya produksi.

  3. Peningkatan Kualitas Produk: Teknologi analitik data memungkinkan identifikasi dan perbaikan cepat terhadap cacat atau masalah dalam produksi. Dengan demikian, kualitas produk dapat ditingkatkan, dan tingkat pemborosan bisa dikurangi.

  4. Fleksibilitas Produksi: Pabrik pintar dapat dengan mudah menyesuaikan produksi dengan permintaan pasar yang berubah-ubah. Ini memungkinkan produsen untuk merespons tren pasar lebih cepat dan mengurangi risiko overproduksi atau kekurangan stok.

  5. Kepatuhan dan Keamanan: Smart Factory juga mengintegrasikan keamanan siber dan sistem kepatuhan untuk melindungi data penting dan mematuhi regulasi industri. Ini membantu menghindari risiko kebocoran data atau pelanggaran kepatuhan yang dapat merugikan reputasi perusahaan.

Teknologi Kunci dalam Smart Factory:

  1. IoT (Internet of Things): Sensor-sensor yang terhubung secara digital memungkinkan peralatan dan mesin untuk berkomunikasi satu sama lain. Hal ini memungkinkan pemantauan real-time dan pemeliharaan prediktif.

  2. AI (Artificial Intelligence): AI digunakan untuk analisis data yang canggih, pemodelan prediktif, dan pengambilan keputusan otomatis. Ini memungkinkan perbaikan berkelanjutan dalam produksi.

  3. Automasi dan Robotik: Robot dan sistem otomasi digunakan untuk tugas-tugas berulang, yang meningkatkan efisiensi dan mengurangi risiko kesalahan manusia.

  4. Big Data Analytics: Analisis data yang mendalam memungkinkan perusahaan untuk mengidentifikasi pola dan tren yang dapat digunakan untuk perbaikan proses.

Masa Depan Smart Factory:

Smart Factory adalah tren yang akan terus berkembang di masa depan. Kombinasi teknologi seperti 5G, augmented reality (AR), dan blockchain akan semakin memperkuat konsep ini. Dengan konektivitas yang lebih cepat dan aman, pabrik pintar akan semakin efisien dan lebih responsif terhadap perubahan pasar.

Kesimpulan:

Smart Factory adalah evolusi penting dalam industri manufaktur, yang menerapkan teknologi canggih untuk menciptakan lingkungan produksi yang lebih efisien dan cerdas. Dengan mengintegrasikan IoT, AI, robotik, dan analisis data, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya produksi, dan meningkatkan kualitas produk. Ini adalah langkah penting dalam mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan dalam era industri digital yang terus berkembang. Jadi, bagi perusahaan manufaktur, mengadopsi konsep Smart Factory adalah suatu keharusan untuk tetap kompetitif di masa depan.

Artikel yang mungkin Anda suka
Smart Factory: Revolusi dalam Industri

Teknologi

Smart Factory: Revolusi dalam Industri

Industri manufaktur telah mengalami perubahan dramatis berkat teknologi canggih yang mengubah cara pabrik beroperasi. Salah satu terobosan terbesar dalam dunia manufaktur adalah konsep "Smart Factory" atau pabrik pintar. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi konsep Smart Factory dan bagaimana revolusi ini mempengaruhi industri secara keseluruhan.1. Apa itu Smart Factory?Smart Factory adalah konsep yang mengintegrasikan teknologi digital seperti Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), dan analitik data ke dalam proses manufaktur. Tujuan utamanya adalah menciptakan pabrik yang lebih efisien, adaptif, dan responsif.2. Automatisasi yang Lebih TinggiPabrik pintar menggunakan otomatisasi untuk mengendalikan hampir semua aspek produksi. Robot, sensor, dan sistem kontrol otomatis digunakan untuk mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manusia dan meningkatkan kualitas produk.3. Prediksi dan Pemeliharaan PemeliharaanDengan data yang terus-menerus dikumpulkan dari berbagai sensor, Smart Factory dapat memprediksi kerusakan mesin atau kegagalan produksi dan merencanakan pemeliharaan sebelumnya. Ini mengurangi waktu henti produksi yang tidak terduga.4. Efisiensi Energi dan Bahan BakuPabrik pintar juga berfokus pada efisiensi energi dan penggunaan bahan baku. Sensor dan kontrol cerdas memantau konsumsi energi dan mengoptimalkan penggunaannya, mengurangi dampak lingkungan.5. Pengendalian Kualitas yang Lebih KetatDengan penggunaan AI dan analitik data, Smart Factory dapat menjaga standar kualitas yang lebih ketat dengan mendeteksi cacat produk lebih cepat dan akurat.6. Produksi yang AdaptifKemampuan adaptif Smart Factory memungkinkan perubahan produksi yang cepat dan efisien, sehingga pabrik dapat merespons perubahan permintaan pasar dengan lebih baik.7. Keamanan Data yang PentingDalam konteks Smart Factory, keamanan data sangat penting karena banyaknya data yang dikumpulkan dan digunakan dalam proses produksi. Perlindungan data harus menjadi prioritas utama.8. Tantangan dan PeluangMeskipun Smart Factory membawa banyak manfaat, ada juga tantangan yang perlu diatasi, seperti investasi awal yang tinggi dan perubahan budaya di tempat kerja. Namun, peluang untuk meningkatkan efisiensi, kualitas, dan daya saing jangka panjang sangat besar.9. Masa Depan ManufakturSmart Factory adalah masa depan manufaktur. Revolusi ini akan mengubah cara produk dibuat, mengurangi biaya produksi, dan meningkatkan kualitas produk. Perusahaan yang mengadopsi teknologi ini akan lebih siap menghadapi persaingan global yang semakin sengit.PenutupSmart Factory adalah revolusi dalam industri manufaktur. Ini adalah langkah besar menuju produksi yang lebih efisien, berkualitas tinggi, dan berkelanjutan. Semakin banyak perusahaan yang mengadopsi konsep Smart Factory, semakin besar potensi untuk mengubah cara dunia membuat barang. Dalam era digital ini, mengikuti perkembangan teknologi produksi adalah kunci untuk bertahan dan berkembang dalam industri.

Pelajari Selengkapnya

Rizkar Maulana Andin

06 Sep 2023

Smart Factory Korea: Belajar dari Keunggulan Teknologi Industri

Teknologi

Smart Factory Korea: Belajar dari Keunggulan Teknologi Industri

Korea Selatan telah menjelma menjadi salah satu negara yang paling canggih dalam menerapkan konsep Smart Factory dalam sektor industri. Dengan menggabungkan teknologi terkini seperti Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI), Internet of Things (IoT), robotika, dan otomasi, negara ini telah mencatat keberhasilan dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam sektor manufaktur. Apa itu Smart Factory? Smart Factory adalah konsep revolusi industri 4.0 yang menggabungkan teknologi informasi, komunikasi, dan teknologi produksi untuk menciptakan pabrik cerdas dan terintegrasi. Tujuan utamanya adalah untuk menciptakan sistem produksi yang lebih efisien, adaptif, dan responsif terhadap perubahan pasar. Teknologi canggih yang digunakan dalam Smart Factory membantu mengoptimalkan proses produksi, meminimalkan biaya, dan meningkatkan kualitas produk. Keunggulan Teknologi Industri Korea:Kecerdasan Buatan (AI): AI memainkan peran kunci dalam Smart Factory Korea. Dengan mengintegrasikan AI dalam sistem produksi, pabrik dapat mengumpulkan dan menganalisis data secara real-time untuk memahami tren produksi,memprediksi kegagalan mesin, dan mengoptimalkan rantai pasokan. Ini membantu meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya operasional. Internet of Things (IoT): IoT memungkinkan peralatan dan perangkat dalam pabrik berkomunikasi dan berbagi data dengan baik. Dengan IoT, pabrik dapat menciptakan jaringan yang terkoneksi untuk memonitor, mengontrol, dan mengelola proses produksi secara efisien. Selain itu, IoT juga memfasilitasi penerapan sistem produksi yang adaptif dan fleksibel. Robotika dan Automasi: Robot dan sistem otomatisasi memainkan peran penting dalam Smart Factory Korea. Robot dapat melakukan tugas-tugas yang berulang dengan presisi tinggi, meningkatkan kualitas produk, dan mengurangi risiko kesalahan manusia. Automasi juga memungkinkan produksi berjalan selama 24/7 tanpa gangguan, meningkatkan produktivitas secara signifikan. Big Data dan Analitik: Pengumpulan dan analisis data besar (big data) telah menjadi salah satu faktor kunci dalam kesuksesan Smart Factory Korea. Data yang dikumpulkan dari berbagai sistem dan proses digunakan untuk mendapatkan wawasan berharga tentang efisiensi produksi, kualitas produk,dan kinerja keseluruhan pabrik. Hal ini membantu perusahaan untuk membuat keputusan yang lebih baik dan lebih cerdas. Pelajaran untuk Masa Depan Industri: Smart Factory Korea menawarkan banyak pelajaran berharga bagi negara-negara lain yang ingin mengadopsi teknologi industri yang canggih. Beberapa pelajaran tersebut antara lain:Investasi dalam R&D: Korea Selatan telah secara agresif berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan teknologi industri. Investasi yang kuat dalam R&D memungkinkan negara ini untuk terus memperkenalkan solusi inovatif dan memimpin dalam revolusi industri. Kolaborasi antara Industri dan Pemerintah: Keberhasilan Smart Factory Korea juga didukung oleh kolaborasi erat antara industri dan pemerintah. Pemerintah memberikan dukungan dalam bentuk insentif dan kebijakan yang mendorong adopsi teknologi canggih di sektor industri. Fokus pada Keterampilan Digital: Smart Factory membutuhkan sumber daya manusia dengan keterampilan digital yang mumpuni. Oleh karena itu, pendidikan dan pelatihan keterampilan digital harus menjadi prioritas bagi negara-negara yang ingin mengadopsi teknologi industri 4.0. Penerapan Bertahap: Adopsi teknologi Smart Factory harus dilakukan secara bertahap dan terencana. Perusahaan harus mengidentifikasi area yang dapat memberikan dampak positif secara cepat dan fokus untuk mengimplementasikannya terlebih dahulu. Korea Selatan telah membuktikan diri sebagai contoh sukses dalam menghadirkan Smart Factory dan menerapkan teknologi industri yang canggih. Keunggulan mereka dalam memadukan AI, IoT, robotika, dan analitik data telah membawa efisiensi dan produktivitas yang luar biasa dalam sektor manufaktur. Pelajaran berharga dari Smart Factory Korea harus menjadi inspirasi bagi negara-negara lain untuk terus berinovasi dan mengadopsi teknologi canggih dalam menghadapi tantangan masa depan industri.

Pelajari Selengkapnya

Rizkar Maulana Andin

01 Aug 2023

Water Monitoring di Proses Industri

Teknologi

Water Monitoring di Proses Industri

Dalam industri, penggunaan air merupakan faktor krusial dalam proses produksi. Namun, penting bagi perusahaan untuk memantau dan mengelola penggunaan air secara efisien. Artikel ini akan menjelaskan konsep Water Monitoring di proses industri dan betapa pentingnya untuk mengoptimalkan penggunaan air. Pentingnya Water Monitoring di Proses Industri:·       Efisiensi Penggunaan Air: Melalui Water Monitoring, perusahaan dapat mengidentifikasi dan mengurangi pemborosan air dalam proses produksi. Penggunaan air yang efisien membantu mengurangi biaya operasional dan meningkatkan keberlanjutan lingkungan. ·       Kepatuhan Regulasi: Industri harus mematuhi peraturan dan standar lingkungan terkait penggunaan air. Dengan Water Monitoring, perusahaan dapat memastikan bahwa penggunaan air mereka sesuai dengan regulasi yang berlaku. ·       Deteksi Kebocoran: Water Monitoring membantu mendeteksi kebocoran air yang tidak terlihat atau terdeteksi secara manual. Dengan mendeteksi dan memperbaiki kebocoran dengan cepat, perusahaan dapat menghindari kerugian finansial dan pemborosan sumber daya air. Teknologi Water Monitoring:·       Sensor dan Pemantauan Real-Time: Penggunaan sensor dan sistem pemantauan real-time memungkinkan perusahaan untuk memantau aliran air, kualitas air, dan parameter lainnya secara langsung. Data yang diperoleh memberikan wawasan yang akurat tentang penggunaan air dan membantu mengidentifikasi perbaikan yang dapat dilakukan. ·       Analisis Data dan Prediksi: Teknologi Water Monitoring juga memungkinkan analisis data yang canggih. Data yang terkumpul dapat digunakan untuk menganalisis tren penggunaan air, mengidentifikasi pola yang tidak efisien, dan membuat prediksi untuk penggunaan air di masa depan. Implementasi Water Monitoring:·       Pemantauan Proses Produksi: Water Monitoring dapat diterapkan dalam berbagai tahap proses produksi, seperti pendinginan, pembersihan, atau pengolahan. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk mengontrol penggunaan air di setiap tahap dan mengambil tindakan perbaikan yang diperlukan. ·       Sistem Pengelolaan Air Terpusat: Dalam skala yang lebih besar, perusahaan dapat mengadopsi sistem pengelolaan air terpusat yang mencakup Water Monitoring di seluruh pabrik atau fasilitas mereka. Hal ini memungkinkan pengawasan menyeluruh dan koordinasi penggunaan air secara efisien. Manfaat Water Monitoring di Proses Industri:·       Penghematan Biaya: Dengan mengoptimalkan penggunaan air melalui Water Monitoring,perusahaan dapat mengurangi biaya operasional yang terkait dengan penggunaan air yang berlebihan atau pemborosan. ·       Konservasi Sumber Daya Air: Dengan memantau dan mengelola penggunaan air secara efisien, perusahaan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam konservasi sumber daya air dan pelestarian lingkungan.Kesimpulan: Water Monitoring memainkan peran penting dalam proses industri untuk mengelola dan memantau penggunaan air dengan efisien. Dengan adopsi teknologi Water Monitoring dan penerapan praktik yang tepat, perusahaan dapat mencapai penghematan biaya, mematuhi regulasi lingkungan, dan berkontribusi pada konservasi sumber daya air secara global.

Pelajari Selengkapnya

Rizkar Maulana Andin

27 Jun 2023

Aplikasi Overall Equipment Effectiveness (OEE) di Pabrik

Teknologi

Aplikasi Overall Equipment Effectiveness (OEE) di Pabrik

Dalam Industri Manufaktur, Kemampuan untuk memaksimalkan waktu operasional dan meningkatkan produktivitas peralatan produksi menjadi kunci dalam mencapai keberhasilan bisnis yang berkelanjutan. Salah satu metode yang telah terbukti efektif dalam mengukur dan meningkatkan efisiensi operasional adalah Overall Equipment Effectiveness (OEE).Overall Equipment Effectiveness (OEE) adalah sebuah metrik kinerja yang digunakan untuk mengukur produktivitas peralatan manufaktur. Peningkatan produktivitas menjadi fokus utama bagi setiap pabrik untuk tetap bersaing dalam pasar yang semakin kompetitif. Namun, di tengah upaya untuk meningkatkan produktivitas, seringkali pabrik menghadapi berbagai tantangan yang dikenal sebagai "six big losses". Tantangan ini mencakup downtime yang tidak terjadwal, penghentian peralatan yang terlalu lama, kecepatan produksi yang lambat, perubahan setup, produksi produk cacat, dan waktu idle yang tidak diperlukan. Untuk mengatasi permasalahan ini, pabrik perlu mengadopsi pendekatan yang komprehensif, dan di sinilah Overall Equipment Effectiveness (OEE) memainkan peran kunci.OEE memberikan gambaran keseluruhan tentang seberapa efisien peralatan tersebut digunakan dalam menghasilkan produk yang berkualitas. Berikut ini adalah tiga parameter pertama dalam kalkulasi OEE :1. Availability (Ketersediaan): Seberapa sering peralatan tersedia untuk digunakan selama periode produksi yang dijadwalkan. Ini termasuk waktu yang tidak terpakai karena pemeliharaan, perbaikan, atau peralatan rusak.2. Performance (Kinerja): Seberapa baik peralatan beroperasi saat dalam kondisi produksi. Faktor ini mempertimbangkan kecepatan produksi aktual dibandingkan dengan kecepatan yang diharapkan.3. Quality (Kualitas): Seberapa banyak produk yang dihasilkan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan. Ini mencakup jumlah produk cacat atau produk yang harus dibuang.Overall Equipment Effectiveness (OEE) menjadi penting dalam lingkungan manufaktur karena memberikan pandangan yang holistik tentang efisiensi dan kinerja peralatan produksi. Dengan menyatukan aspek-aspek ketersediaan, kinerja, dan kualitas, OEE memberikan gambaran yang lengkap tentang seberapa efisien peralatan digunakan dalam menghasilkan produk yang berkualitas. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang kinerja peralatan, perusahaan dapat mengidentifikasi dan mengatasi berbagai masalah yang dapat mempengaruhi produktivitas dan efisiensi produksi secara keseluruhan. berikut adalah beberapa alasan mengapa monitoring OEE menjadi penting dalam lingkungan produksi manufaktur :1. Identifikasi dan Penanganan Gangguan Operasional secara CepatMonitoring OEE memungkinkan tim produksi untuk secara cepat mengidentifikasi dan menangani gangguan operasional yang mungkin terjadi, seperti downtime tidak terencana atau peralatan yang mengalami masalah.2. Perencanaan Perawatan Preventif yang Tepat WaktuDengan pemantauan OEE, perusahaan dapat menganalisis pola kinerja peralatan dan mengidentifikasi kebutuhan perawatan preventif secara lebih tepat waktu.3. Integrasi dengan Sistem Manajemen ProduksiData yang dikumpulkan oleh sensor IoT dapat diintegrasikan dengan sistem manajemen produksi (Manufacturing Execution System/MES) untuk memungkinkan pemantauan dan analisis OEE yang lebih terpusat.4. Peningkatan Kualitas ProdukOEE tidak hanya memantau ketersediaan dan kinerja peralatan, tetapi juga memperhitungkan kualitas produk yang dihasilkan. Dengan pemantauan OEE, perusahaan dapat mengidentifikasi dan mengurangi jumlah produk cacat atau tidak layak yang dihasilkan5. Peningkatan Produktivitas dan Output ProduksiDengan memantau OEE secara terus-menerus, pabrik dapat mengidentifikasi dan menghilangkan hambatan yang menghambat produktivitas.KesimpulanSecara keseluruhan, monitoring Overall Equipment Effectiveness (OEE) menjadi kunci penting dalam upaya mengatasi tantangan produktivitas yang dihadapi oleh pabrik manufaktur. Dengan memantau OEE, pabrik dapat meningkatkan kinerja operasional dan produktivitas.

Pelajari Selengkapnya

Bachrizal Muqorobin

04 Apr 2024

Machine Vision: Tingkatkan Produktivitas Manufaktur

Teknologi

Machine Vision: Tingkatkan Produktivitas Manufaktur

Machine vision merupakan teknologi yang memungkinkan mesin atau komputer untuk memproses gambar atau citra dari objek fisik dengan tujuan menghasilkan informasi yang bermanfaat. Dalam industri manufaktur, teknologi ini dapat digunakan untuk memeriksa dan menguji produk, memantau kualitas produksi, serta mempercepat proses inspeksi dan kontrol kualitas. Artikel ini akan membahas tentang bagaimana machine vision dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasi manufaktur mereka.Salah satu contoh penggunaan machine vision dalam industri manufaktur adalah di bidang otomotif. Dalam produksi mobil, mesin dan transmisi harus diuji dan diperiksa dengan ketat untuk memastikan kualitasnya. Pada tahap ini, machine vision dapat membantu mengurangi waktu yang dibutuhkan dalam proses inspeksi dan kontrol kualitas. Selain itu, mesin dan transmisi yang diuji dengan teknologi machine vision juga dapat memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi dan lebih konsisten dibandingkan dengan inspeksi manual.Baca juga: Internet of Things (IoT) di Bidang Industri Tantangan dan Hambatan dalam Mengimplementasikan Teknologi Machine VisionMeskipun teknologi machine vision dapat membantu meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasi manufaktur, ada beberapa tantangan dan hambatan yang perlu diatasi sebelum teknologi ini dapat diimplementasikan. Salah satu tantangan utama adalah masalah pemrosesan citra,terutama dalam kondisi lingkungan yang berubah-ubah seperti pencahayaan yang berubah-ubah, kebisingan, dan berbagai faktor lingkungan lainnya yang dapat mempengaruhi kinerja sensor kamera. Selain itu, mengintegrasikan teknologi machine vision dengan sistem produksi yang sudah ada juga bisa menjadi kendala tersendiri bagi perusahaan.Alternatif atau Opsi Lain: Sensor Jarak dan Proximity SwitchSelain machine vision, perusahaan juga dapat menggunakan teknologi alternatif seperti sensor jarak dan proximity switch untuk melakukan inspeksi dan kontrol kualitas dalam produksi mereka. Sensor jarak dapat mengukur jarak antara sensor dan objek, sementara proximity switch dapat mendeteksi keberadaan objek di dalam jangkauannya.KesimpulanDalam industri manufaktur,machine vision dapat membantu perusahaan meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasi mereka. Namun, ada beberapa tantangan dan hambatan yang perlu diatasi sebelum teknologi ini dapat diimplementasikan. Perusahaan juga dapat menggunakan teknologi alternatif seperti sensor jarak dan proximity switch sebagai opsi lain dalam inspeksi dan kontrol kualitas produksi mereka.  Referensi Kaur, M., & Singh, N. (2019). Role of machine vision in manufacturing industry: a review. Journal of Industrial and Production Engineering, 36(1),21-35.Baca Juga:Pemilihan Sistem yang Tepat untuk Usaha Manufaktur4 Tren Teknologi di Industri Manufaktur Tahun 2023

Pelajari Selengkapnya

Rizkar Maulana Andin

14 Apr 2023

Penerapan Revolusi Industri 4.0 di Dunia Manufaktur

Manajemen

Penerapan Revolusi Industri 4.0 di Dunia Manufaktur

Teknologi semakin lama semakin berkembang dan juga mempengaruhi sektor industri tanpa terkecuali terhadap industri manufaktur. Berbicara kemajuan teknologi tidak sah kalau kita tidak berbicara mengenai Revolusi Industri 4.0.  Revolusi industri 4.0 diklaim akan memberikan banyak perubahan terhadap pelaku industri, terutama di dunia manufaktur. Apa saja perubahan yang mungkin terjadi? Tentu saja yang namanya revolusi bukanlah hal yang singkat membutuhkan waktu yang lama dan akan terus berkembang. Revolusi ini akan terus berjalan hari ini, besok, dan seterusnya.  Di beberapa tahun belakangan ini, kita mulai menghadapi Revolusi Industri 4.0 yang melibatkan teknologi digital dan internet di dalam industri manufaktur. Lalu aspek apa saja yang dibawa oleh Revolusi Industri 4.0 Ini yang bisa diterapkan ke dunia manufaktur? Dengan menggunakan teknologi digital dan internet sebagai dasarnya, maka Revolusi Industri 4.0 lebih berfokus pada perkembangan dari software teknologinya bukan pada mesin-mesinnya. Berikut beberapa aspek yang dibawa oleh Revolusi Industri 4.0 untuk dunia manufaktur lebih tepatnya :1.      Artificial Intelligence (AI) atau Kecerdasan BuatanAI disebut-sebut sebagai salah satu inovasi yang paling berpengaruh di era revolusi industri 4.0 ini. AI juga merupakan bukti bahwa perkembangan dunia digital sudah sangat maju. Bisa dibilang AI adalah tahap dimana komputer memiliki kecerdasan, seperti layaknya manusia. Ini membuat mesin-mesin bisa memperkirakan kapan mereka harus bekerja, bahkan sampai memberikan rekomendasi tindakan kepada penggunanya (baik dari segi perusahaan maupun segi klien). Contoh implementasi AI yang paling sederhana adalah kehadiran chatbot yang bisa anda temui di berbagai situs website. Dalam industri manufaktur, AI bisa membantu perusahaan dalam memprediksi kapan kira-kira mesin perlu diperbaiki, bagaimana proses logistik berjalan dan perkiraan tiba/barang habis, sampai mengatur jadwal produksi secara otomatis. 2.      Kegiatan Berbasis SoftwareSaat ini hampir semua kegiatan bisa dilakukan lewat aplikasi. Mulai dari belanja online,meeting, kebutuhan transportasi, sampai mematikan lampu rumah dengan smart home. Kebutuhan software ini ternyata tidak hanya ada di dunia kebutuhan konsumtif saja!Di skala industri, berbagai software diciptakan untuk mempermudah kinerja dan kolaborasi antar divisi di dalam perusahaan. Salah satu contoh yang lain adalah mengatur hubungan dengan klien, mengontrol sistem produksi dan sampai memantau logistik. 3.      Sistem Komunikasi yang Lebih Kompleks dan Bebas HambatanSebenarnya komunikasi di era ini akan lebih variatif karena banyak pilihan dan bisa disesuaikan oleh kegiatan yang diperlukan.Sehingga muncul berbagai aplikasi komunikasi sekaligus fungsi bisnis dan produktivitasnya. Contohnya: Trello, Jira, Slack, dan aplikasi integrasi sejenis. Bahkan pembuatan dokumen yang lebih kompleks pun juga bisa dilakukan secara online dan kolaboratif, seperti Google Docs (aplikasi kantor dengan fitur komunikasi) dan Figma (aplikasi desain grafis kolaboratif). 4.      Mulainya Era RobotManusia memang punya batasan tersendiri, terutama jika kita berbicara tentang konsistensi,fokus di waktu yang lama, serta energi yang dimiliki. Karena itu di Revolusi Industri 4.0, robot mulai masuk dan menggantikan beberapa peran manusia. Terutama di sektor manufaktur yang menuntut ketelitian tertinggi. Beberapa perusahaan multinasional (seperti Sony, Mitsubishi, dan lainnya) telah mengganti sebagian besar tenaga manusia mereka dengan sistem robot yang bekerja secara otomatis. 5.      Internet of ThingsInternet of Things (IoT) menghubungkan semua jenis perangkat teknologi: mulai dari HP,komputer, printer, TV, monitor, kulkas, bahkan sampai perangkat berat seperti robot dan mobil dengan sambungan internet. IoT bisa dibilang merupakan inti dari revolusi industri 4.0 itu sendiri. Seperti yang anda lihat, semua yang disebutkan diatas membutuhkan infrastruktur internet yang memadai. Di IoT-lah itu akan dibahas. Dengan prinsip IoT, semua perangkat bisa saling terkoneksi satu sama lain. Karena itu, bisa saja nanti anda sebagai pemilik perusahaan, mengontrol kegiatan produksi pabrik anda hanya lewat smartphone. Mengingat semua data baik data mesin, stock,siklus logistik, dan sebagainya sudah bisa diakses lewat semua perangkat. Dunia akan terus berkembang maju. Langkah yang harus kita ambil adalah tetap berusaha untuk menyeimbangkan kapasitas kita terhadap segala perubahan tersebut.Siap atau tidak, kita harus segera beradaptasi dengan Revolusi Industri 4.0. Dengan adanya kemajuan teknologi ini diharapkan industri manufaktur Indonesia bisa berkembang dan bersaing dengan negara lain. Sudah siapkah Anda menerapkan Revolusi Industri 4.0 ini di Industri Manufaktur Anda? 

Pelajari Selengkapnya

Adnan Fauzi

19 Jan 2022

Whatsapp Us